Skip to main content

Posts

Featured

Malaikat Tak Bersayap

Ia lah kata terindah yang merdu kala diucapkan.
Ia lah sosok yang pertama menyambutku di bumi selain para dokter dan suster.
Ia lah yang pertama percaya melaluinya, Ia bisa mengantarkanku ke dunia ini, saat vonis tak bisa, dijatuhkan padanya.
Keyakinannya akan kehendak Tuhan tak tergoyahkan. Bahkan oleh sang pemvonis.
Ia meminta sang pemvonis memilihku dibanding dirinya di saat terkritis.
Ia sosok yang pertama mendekapku penuh cinta tak bersyarat. Bahkan hingga kini, dekapannya lah yang mampu membuatku tetap sebagai gadis kecilnya tak peduli setua apapun aku. 
Semua emosi luruh dalam dekapannya yang seolah berkata semua akan baik-baik saja. Bahkan di saat tersulitku pun.
Tanpa lelah Ia menggendongku yang manja. Tanpa lelah Ia menenangkanku yang cengeng. Tanpa lelah Ia menuntunku berjalan, berlari. Tanpa lelah Ia mendengar celotehku. 
Ia yang selalu percaya kemampuanku. Ia yang selalu yakin denganku saat yang lain meragu. Ia pendukung sekaligus penggemarku nomor satu. Ia yang selalu a…

Latest Posts

Hi Mr. Moon

How to Lose Weight in 9 Days

Mata

Jauhkan Anak Dari Ujaran Kebencian dan Intoleransi

Setapak Memori

Ritual Sabtu Pagi Yang Hilang

Rintik Hujan

Halaman Kosong

Mendadak Heboh Karin

180 Derajat